rasionalika.darussunnah.sch.id – Bulan Zulhijah merupakan salah satu dari empat asyhur al-hurum, yakni bulan-bulan yang dimuliakan oleh Allah swt. Empat bulan tersebut ialah Zulkaidah, Zulhijah, Muharam, dan Rajab. Zulhijah juga disebut sebagai bulan haji, karena pada bulan inilah ibadah haji dilaksanakan.
Ketika memasuki bulan ini kita dianjurkan oleh Nabi saw. untuk melakukan beberapa hal; utamanya pada sepuluh hari awal. Karena, amal kebaikan pada hari itu amat dicintai oleh Allah swt., sebagaimana terdapat dalam kitab Sahih al-Bukhari,
كِتَابُ الْعِيدَيْنِ: بَابُ فَضْلِ الْعَمَلِ فِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ.
 حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَرْعَرَةَ ، قَالَ: حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ، عَنْ سُلَيْمَانَ ، عَنْ مُسْلِمٍ الْبَطِينِ ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ : ” مَا الْعَمَلُ فِي أَيَّامِ الْعَشْرِ أَفْضَلَ مِنَ الْعَمَلِ فِي هَذِهِ “. قَالُوا : وَلَا الْجِهَادُ ؟ قَالَ : ” وَلَا الْجِهَادُ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ يُخَاطِرُ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ بِشَيْءٍ “. (رواه البخاري)
– البخاري : أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بَردِزبَة الجعفي البخاري.
Artinya: Dari Abdullah Ibn Abbas, dari Nabi Saw, bahwa beliau bersabda: “Tidak ada hari di mana amal kebaikan saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini. Rasulullah menghendaki 10 hari (awal Dzulhijjah). Lantas para sahabat bertanya: ‘Wahai Rasulullah, tidak juga jihad di jalan Allah?’ Rasulullah shallalâhu ‘alaihi wasallam menjawab: ‘Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun (mati syahid)’.” (HR. Al-Bukhari).
Al Bukhari (194 H – 256 H, 62 tahun)
Lalu dengan apa kita mengisi 10 hari awal bulan Zulhijah?
1. Memperbanyak Zikir
Seperti membaca tahlil, tahmid, dan takbir. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani, Nabi Saw. bersabda;
مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللهِ وَلاَ أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيْهِنَّ مِنْ هَذِهِ اْلأَيَّامِ، فَأَكْثِرُوْا فِيْهِنَّ مِنَ التَّهْلِيْلِ وَالتَّكْبِيْرِ وَالتَّحْمِيْدِ –
“Tidak ada amal yang dilakukan di hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah melebihi amal yang dilakukan pada hari ini (tanggal 1 – 10 Dzulhijjah). Oleh karena itu, perbanyaklah membaca tahlil, takbir, dan tahmid pada hari itu.”
2. Berpuasa
Yaitu pada tanggal 1 sampai 9 Zulhijah. Hal ini sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud:
 كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ؛ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ.
Artinya: “Rasulullah Saw biasa berpuasa pada sembilan hari awal Zulhijah, pada hari Asyura (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya, dan awal bulan di hari Senin dan Kamis.”
Wallahu a’lam
Oleh: Baharudin Ardani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here