rasionalika.darussunnah.sch.id – Islam, sangat menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Wujud kemuliaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dapat dilihat dalam aturan syariat yang begitu ketat memberikan hukuman kepada setiap orang yang melanggar hak-hak asasi manusia. Selain itu, pemuliaan Allah Swt. terhadap eksistensi manusia juga ditegaskan dalam hadis riwayat Imam al-Bukhori dalam kitab shahihnya, pada bab “Dosa menjual orang yang merdeka”, mengatakan :

حَدَّثَنِي بِشْرُ بْنُ مَرْحُومٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ اللَّهُ ثَلَاثَةٌ أَنَا خَصْمُهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ رَجُلٌ أَعْطَى بِي ثُمَّ غَدَرَ وَرَجُلٌ بَاعَ حُرًّا فَأَكَلَ ثَمَنَهُ وَرَجُلٌ اسْتَأْجَرَ أَجِيرًا فَاسْتَوْفَى مِنْهُ وَلَمْ يُعْطِ أَجْرَهُ

 البخاري : أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بَردِزبَة الجعفي البخاري

Artinya :
Dari Abu Hurairah ra. (w.57) dari Nabi saw. bersabda, “Allah Swt. berfirman : Ada tiga jenis orang yang Aku menjadi musuh mereka pada hari kiamat, seseorang yang bersumpah atas namaku lalu mengingkarinya, seseorang yang menjual orang yang telah merdeka lalu memakan (uang dari) harganya dan seseorang yang memperkerjakan pekerja kemudian pekerja itu menyelesaikan pekerjaannya namun tidak dibayar upahnya”.
HR. al-Bukhori (194 H – 256 H : 62 tahun)

Manusia merupakan makhluk Allah Swt. yang paling mulia, manusia diberi akal untuk berfikir, bentuk rupa yang baik, kemampuan berbicara, serta hak kepemilikan yang Allah Swt. berikan di dunia, dan tidak dimiliki oleh makhluk-makhluk lainnya. Ketika Islam memandang manusia sebagai pemilik, maka hukum asalnya adalah manusia tidak dapat dijadikan sebagai barang yang dapat dimiliki atau diperjual-belikan. Hal ini berlaku bagi manusia yang berstatus merdeka, oleh karena itu Islam datang guna membebaskan budak-budak yang beragama Islam.

Dalam hadis ini, menjelaskan bahwa penjualan manusia merdeka itu haram hukumnya. Bahkan, ketika seseorang memperkerjakan orang merdeka kemudian ia tidak menepati upah yang telah disepakati, maka hal ini sama dengan memakan hasil penjualan manusia merdeka. Dalam riwayat Abu Dawud dari Abdullah bin umar juga menyebutkan :

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ثلاثة لا تقبل لهم صلاة الرجل يؤم القوم وهم له كارهون والرجل لا يأتي الصلاة إلا دبارا يعني بعد ما يفوته الوقت ومن اعتبد محررا.

Bahwasanya tiga golongan yang tidak akan diterima shalatnya, diantaranya yaitu orang yang memperbudak orang yang merdeka.

Eksploitasi manusia untuk dijual atau biasa disebut dengan human trafficking ini haram hukumnya karena merusak hak asasi manusia dan melanggar hak Allah. Barang siapa mengambil hak kepemilikan orang lain baik dari hasil kerjanya maupun upahnya, maka hal yang demikian termasuk memakan harta dengan batil.

Wallahu a’lam

Oleh Ilmi Rosyada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here