rasionalika.darussunnah.sch.id -Di zaman sekarang ini banyak sekali orang orang yang bermuka dua, atau bisa disebut juga sebagai orang munafik. Di dalam islam sendiri orang munafik adalah salah satu kategori atau termasuk golongan yang tarafnya lebih rendah daripada umat muslim lainnya.

Tindakan kemunafikan atau bermuka dua itu sendiri disadari atau tidak sudah ada sejak zaman dahulu hingga hari ini, misalnya ada sebagian orang yang memuji kinerja pemimpin di depannya, tapi ketika sedang tidak bersama pemimpin tersebut, mereka mencela dan mengkritik tajam.

Sungguh perbuatan yang seperti ini sangat dibenci oleh Allah swt .
Sebagaiamana yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah R.A dalam kitab shahih Bukhari:

حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَجِدُ مِنْ شَرِّ النَّاسِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عِنْدَ اللَّهِ ذَا الْوَجْهَيْنِ الَّذِي يَأْتِي هَؤُلَاءِ بِوَجْهٍ وَهَؤُلَاءِ ب

Abu Hurairah ra. berkata (w.57 H) Nabi saw bersabda, “Kamu akan mendapati orang yang paling jelek di sisi Allah pada hari kiamat kelak adalah orang yang bermuka dua, yang datang dengan satu muka dan datang kepada orang lain dengan muka yang lain.”
H.R Bukhari (194 H – 256 H : 62 Tahun).

Hadis diatas menunjukkan bahwasannya orang yang bermuka dua atau orang munafik itu sangatlah tidak disukai Allah SWT, dan Maksud dari “bermuka dua” dalam hadis tersebut yaitu orang yang menyembunyikan apa yang ada dalam hatinya ketika bertemu dengan seseorang atau sekelompok orang yang dia benci/musuhi dengan mengatakan perkataan atau sikap yang berbeda dengan apa yang disimpan dalam hatinya .

Bagaimanapun orang yang bermuka dua sangatlah berbahaya, ibarat lainnya adalah musuh dalam selimut yang sulit dibuktikan dan dideteksi kenunafikannya.

Adapun dalam Al-Quran tertulis dalam surah Al-Baqarah ayat 14 yang berbunyi:

قال الله تعالى : وَاِذَا لَقُوا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قَالُوْٓا اٰمَنَّا ۚ وَاِذَا خَلَوْا اِلٰى شَيٰطِيْنِهِمْ ۙ قَالُوْٓا اِنَّا مَعَكُمْ ۙاِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِءُوْنَ (البقرة : ١٤)

“Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan, ‘Kami telah beriman.’ Dan jika mereka kembali kepada setan-setan mereka, mereka mengatakan, ‘Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok’.” (Al-Baqarah:14)

Dalam ayat tersebut yang dimaksud dengan orang bermuka dua sendiri itu adalah sekumpulan orang orang munafik yang mengaku beriman ketika mereka bersama kaum mukminin , tetapi ketika mereka kembali kepada kelompoknya mereka kembali lagi pada kekufuran mereka , dan mereka ini lebih berbahaya dari orang orang kafir yang jelas menampakkan kekafirannya.

Maka dari itu kita sebagai umat muslim tentu saja harus menjauhi sifat dan perbuatan munafik seperti itu, naudzubillah.

Wallahu A’lam

Oleh M. Naufal Kamali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here