rasionalika.darussunnah.sch.id – Islam bukan agama yang kaku, bukan agama yang sulit, tidak perlu untuk menakuti umat dan mempersulitnya yang membuat ruang gerak terasa sempit.
Imam Bukhari dalam kitab Sahih-nya pada bab “Agama itu mudah” mengatakan :

حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ مُطَهَّرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ مَعْنِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْغِفَارِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلَّا غَلَبَهُ فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَيْءٍ مِنْ الدُّلْجَةِ

Artinya :

Dari Abu Hurairah (W. 57 H) bahwa Nabi Saw. bersabda, ” Sesungguhnya agama itu mudah, dan tidaklah seseorang mempersulit agama kecuali dia akan dikalahkan (semakin berat dan sulit). Maka berlakulah lurus kalian, mendekatlah (kepada yang benar) dan berilah kabar gembira dan minta tolonglah dengan al-ghadwah (berangkat di awal pagi) dan ar-ruhah (berangkat setelah Zuhur) dan sesuatu dari ad-duljah (berangkat di waktu malam) “.

HR. Bukhari (w. 256 h)

Allah SWT berfirman

يريد الله بكم اليسر ولايريد بكم العسر

Q.S. Al-Baqarah : 128

Dengan hal ini ajaran Islam mempunyai fleksibilitas sesuai dengan ihwal atau kondisinya, setidaknya ada 7 prinsip kemudahan :
1. Isqath : Boleh menggugurkan kewajiban haji jika ada alasan misalnya kondisi pandemi sekarang yang tidak memungkinkan beribadah haji karena madaratnya lebih besar ditimbang manfaatnya.
2. Naqsh : Contoh, boleh mengqashar shalat bagi musafir.
3, 4. Taqdim dan takhir dalam sholat bagi musafir.
5. Ibdal : Bolehnya bertayamum jika tidak ada air atau keadaan sakit.
6. Taghyir : Mengubah aturan solat ketika perang.
7. Tarkhis : Contoh, boleh memakan bangkai jikalau tidak adalagi makanan, yang mana bisa membuat dia meninggal kalau tidak makan, dan solat duduk bagi yang tidak mampu berdiri dll.

Selain diatas hukum Islam juga dalam prosesnya ada konsep tadarruj (runtut), salah satu contoh paling kongkrit bagaimana Al-Qur’an mengharamkan khamar dengan secara perlahan tidak langsung pada ayat mengharamkan.

Begitulah Islam menghendaki kemudahan tidak mempersulit memberikan kabar gembira dan juga tidak menakut nakuti.

Wallahu a’lam

Oleh Dede Yasin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here