rasionalika.darussunnah.sch.id – Puasa selalu identik dengan sahur, sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa sahur adalah aktivitas makan yang dilakukan pada dini hari oleh orang yang akan menjalankan puasa yang dalam pelaksanaannya dianjurkan mengakhirkannya. Jumhur Ulama sepakat bahwa sahur adalah sunah bukan wajib. Disunahkannya sahur merupakan salah satu bentuk kasih sayang Rasululullah. Bayangkan jika Rasulullah tidak menganjurkan sahur sejak dahulu, mungkin sampai sekarang sahur tidak akan menjadi kebiasaan orang yang akan berpuasa. Karena itu sahur memiliki banyak keutamaan dan manfaat tentunya. Seperti yang telah Rasulullah sampaikan dalam sebuah hadis pada kitab Riyadh al-Shalihin bab fadhl al-suhur wa al-takhirih ma lam yakhsya thulu’ al-fajr (keutamaan sahur dan mengakhirkannya selama tidak ada kekhawatiran fajar akan terbit) dinukil dari riwayat Imam al-Tirmidzi bab al-shaum ‘an Rasulillah kitab ma jaa fi al-fadl al-suhur.

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ قَتَادَةَ وَعَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ *تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

الترمذي : أبو عيسى محمد بن عيسى بن سورة بن موسى بن الضحاك السلمي الترمذي.

Artinya:

dari Anas ra. (w. 93 H) bahwasanya Nabi saw. bersabda, “Makanlah sahur, sesungguhnya pada makan sahur itu ada barakah”.

At-Tirmidzi (209 H – 279 H) 70 tahun.

Istifadah:

Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam kitab Fath al-Bari mengatakan bahwa maksud barakah yang disebut dalam hadis di atas adalah pahala atau ganjaran. Lalu al-Jazari dalam kitabnya al-Nihayah berkata;

“Bahwa pahala sahur terdapat pada pekerjaannya bukan pada makanannya.”

Dalam kitab Fathu al-Bari dalam syarah Shahih al-Bukhari menjelaskan Adapun keutamaan sahur antara lain:

  1. Mengikuti sunah Rasulullah saw
  2. Pembeda dengan ahlul kitab
  3. Bentuk ketakwaan hamba
  4. Menjadi sebab untuk zikir dan doa pada waktu ijabah

Adapun manfaat sahur antara lain:

  1. Menguatkan puasa
  2. Menjadikan semangat dalam menjalankan puasa
  3. Bertambahnya kecintaan pada puasa
  4. Mengurangi kesulitan puasa

Yang disebutkan oleh al-Hafidz Ibnu Hajar tidak khusus untuk orang berpuasa akan tetapi mengikuti niatan puasa, maka niatan puasa adalah pokoknya kemudian diikuti dengan keutamaan dan manfaat di atas. Nah, ketika kita sudah tau keutamaan dan manfaat dari sahur maka tidak ada alasan untuk tidak sahur yang lantas menjadikan kita bermalas-malasan dalam menjalankan puasa atau puasa hanya dihabiskan dengan tidur seharian.

Wallahu A’lam

Oleh Nabilah Tsuroya Basya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here