rasionalika.darussunnah.sch.id – Lidah memang tak bertulang, namun lidah bisa menjadi lebih tajam dari pedang apabila kita tidak menjaga nya. Tak sedikit orang yang mudah terluka karena kesalahan omongan. Apalagi di bulan ramadhan yang suci ini kita tentu harus menjaga lisan kita masing masing.

Baik itu ghibah, berkata kotor ataupun menghina orang itu semua perbuatan lisan yang tentunya akan menimbulkan dosa bagi diri kita. Banyak sekali hadis yang menjelaskan tentang pentingnya menjaga lisan. Imam bukhari dalam kitab sahihnya pada bab “Amalan Islam Apakah yang Paling Utama” mengatakan:

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ الْقُرَشِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو بُرْدَةَ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْإِسْلَامِ أَفْضَلُ، قَالَ: “مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ
 البخارى : وهو أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بردزبة الجعفي البخاري

Artinya :
Dari Abu Musa r.a (W. 52 H) berkata, ‘Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama?” Rasulullah ﷺ menjawab, “Siapa yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya”.
HR. Al- Bukhari (194 H – 256 H : 62 Tahun)

Menjaga lisan sangatlah penting. Efek yang timbul akibat kesalahan dalam penggunaan lisan sangatlah besar dan bisa melukai banyak orang. Imam Bukhari juga meriwayatkan hadis yang berbunyi:

سلامة الإنسان في حفظ اللسان

“Keselamatan manusia tergantung pada penjagaan lisannya”.

Di zaman modern ini, ketajaman lisan juga kadang muncul atau terwujud dalam media sosial; Instagram, Facebook, Twitter, Whatsapp dan sebagainya. Membuat status sindiran, ataupun komen rasis dan hinaan terhadap orang lain juga msih banyak di zaman modern ini.

Maka dari itu kita sebagai muslim harus menjaga lisan kita dari segala kesalahan pengucapan dan penggunaannya, karena setiap apa yang keluar dari mulut kita tentunya akan dicatat oleh malaikat.
Seperti yang difirmankan Allah SWT :

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عتيد

“Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).” (Q.S Qaf : 18)

Terkhususnya di bulan ramadhan ini semoga kita selalu menjaga lisan kita sehingga tidak menimbulkan suatu mudharat yang akhirnya menimbulkan dosa.

Wallahu A’lam

Oleh Muhamad Naufal Kamali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here