rasionalika.darussunnah.sch.id – Salat merupakan salah satu ibadah yang memiliki banyak keutamaan yang besar, yang disebutkan secara langsung oleh Allah dan Rasul-Nya. Salat juga menjadi tiang agama Islam.

Dalam pelaksanaanya, salat lebih utama dilaksanakan secara berjamaah dan di masjid.  Artinya, selain memiliki nilai spiritual, salat juga memiliki nilai sosial.

Dalam berjamaah, terdapat keutamaan-keutamaan yang melengkapi keutamaan salat, seperti keutamaan bersegera menuju salat ketika terdengar azan, dan keutamaan berada di saf pertama.

Bahkan, Rasululllah saw. menyebutkan, “Seandainya semua orang mengetahui pahala saf pertama, mereka akan berebutan -bahkan lebih memilih untuk mengundi- siapa saja yang berhak untuk salat di saf pertama.”

Hal ini bisa kita lihat dalam Hadis dari Sahabat Abu Hurairah r.a. (w. 57 H) yang diriwayatkan oleh Imam Muslim (w. 261 H):

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَال قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ سُمَيٍّ مَوْلَى أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الْأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لَاسْتَهَمُوا وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي التَّهْجِيرِ لَاسْتَبَقُوا إِلَيْهِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي الْعَتَمَةِ وَالصُّبْحِ لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا (رواه مسلم)

. مسلم :أبو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيري النيسابوري.

 Artinya

Dari Abu Hurairah (w. 57 H) radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Seandainya manusia tahu pahala dalam aan dan saf pertama, kemudian mereka tidak mendapatkan jalan keluar untuk mendapatkannya kecuali dengan cara mengundi, niscaya mereka akan mengadakan undian. Seandainya mereka mengetahui pahala bersegera ke masjid, niscaya mereka akan bersegera kepadanya. Kalau mereka mengetahui pahala Salat Isya dan Subuh, niscaya mereka akan mendatangi keduanya walaupun dengan cara merangkak.”

HR. Muslim (204 H – 261 H : 57 tahun).

Namun disayangkan,  realita sosial sekarang banyak sekali masyarakat yang mengulur-ulur waktu salat walaupun azan terdengar di mana-mana. Mereka memilih untuk saling menunggu untuk salat di saf paling belakang, bukan berebut saf paling depan. Padahal, para sahabat dan ulama salaf, mereka berebut untuk bisa salat di saf pertama.

Ini harus menjadi evaluasi bagi masyarakat sekarang. Oleh karena itu, mari kita harus bersegera bersama-sama untuk lebih giat dalam salat, khususnya dalam meraih keutamaan, khususnya meraih keutamaan salat salat berjamaah di saf pertama.

Sekali lagi, pahala saf pertama itu sangat besar. Hanya saja, Allah tidak menampakkannya agar bisa menandai siapa saja hamba-Nya yang benar-benar menunjukan girah dalam beribadah, yang pantas mendapatkan pahala saf pertama.

Oleh Muhamad Iqbal Akmaludin

Wallahu A’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here