wudhu

Rasionalika – Setiap nabi memi

 

liki mukjizat utama sesuai dengan kondisi umat yang didakwahi. Misalnya saja, Nabi Musa yang memiliki mukjizat mengubah tongkat menjadi ular. Begitu juga Nabi Muhammad SAW mempunyai Mukjizat salah satunya yang terdapat dalam kitab sunan at-

 

Tirmdzi pada bab mukjizat Nabi Muhammad SAW mengatakan:

حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ يَعْقُوبَ الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ أَبِي ثَوْرٍ عَنْ السُّدِّيِّ عَنْ عَبَّادِ بْنِ أَبِي يَزِيدَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ : كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَكَّةَ فَخَرَجْنَا فِي بَعْضِ نَوَاحِيهَا فَمَا اسْتَقْبَلَهُ جَبَلٌ وَلَا شَجَرٌ إِلَّا وَهُوَ يَقُولُ السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ

 

اللَّهِ. قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ وَقَدْ رَوَاهُ غَيْرُ وَاحِدٍ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ أَبِي ثَوْرٍ وَقَالُوا عَنْ عَبَّادٍ أَبِي يَزِيدَ مِنْهُمْ فَرْوَةُ بْنُ أَبِي الْمَغْرَاءِ رواه الترمذي

الترمذي :  هو أبو عيسى محمد بن عيسى بن سورة بن موسى بن ضحاك السلمي الترمذي.

Artinya:

Dari Ali bin Abi Thalib (w. 40 H) Rad

 

iallahu’anhu dia berkata; (Ketika) Kami bersama Nabi SAW di kota Makkah, lalu kami keluar ke suatu pelosoknya, dan tidak ada satu pun pegunungan dan pepohonan yang kami lewati kecuali ia mengucapkan “Assalamualaika ya Rasulullah (keselamatan bagimu ya Rasulullah). Abu Isa berkata, “Hadits ini derajatnya gharib, dan telah diriwayatkan oleh beberapa perawi dari Al Walid bin Abu Tsaur, mereka berkata; dari ‘Abbad Abu Yazid di antaranya adalah Farwah bin Abu Al Maghra`.

Tirmidzi (209 H – 279 H: 70 tahun).

Mukjizat mengubah tongkat menjadi ular merupakan mukjizat yang paling tepat dan sesuai untuk nabi Musa, karena di masa itu, ilmu sihir adalah ilmu yang terpandang. Maka ketika nabi Musa menunjukkan m

 

ukjizatnya, para penyihir Firaun sadar bahwa hal tersebut bukanlah sihir, tapi sesuatu yang datang dari Tuhan. Karena itu mereka bisa langsung menyerah dan beriman terhadap ajaran yang dibawa Nabi Musa.

Begitu juga pada  masa Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam, sastra dan bahasa adalah sesuatu yang terpandang. Sehingga ketika Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam diutus bersama Al-Qur’an, orang Arab pada masa itu sudah memahami bahwa Al-Quran bukanlah kata–kata yang di ciptakan oleh manusia, Al-Qur’an berbeda dengan sajak–sajak yang kerap dibuat oleh para penyair yang tersohor di masa Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam. Oleh karena itu, orang–orang yang berilmu dan tidak sombong terhadap ilmunya akan langsung mengakui kenabian Muhammad Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam.

Nabi mempunyai banyak mukjizat yang Allah berikan kepadanya untuk menguatkan juang dakwahnya, yang diantaranya yaitu; Mukjizat yang di saksikan langsung oleh sayyidina Ali Karramallahu Wajhah yaitu bahwa setiap kerikil dan pepohonan memanggil salam kepada Baginda Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.

Dari kisah ini bisa diambil Ibrah bahwa pohon, dan kerikil saja, begitu ta’dzim dan hormatnya kepada nabi, apalagi kita sebagai ummatnya yang mana beliau sangat berjasa bagi kita.

Wallahu A’lam

Oleh: Fawaidurrahman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here