ONE DAY ONE HADITH
Selasa, 20 Jumadilakhir 1442 H/ 2 Februari 2021 M

Alasan Rasul saw. Menikahi Para Istrinya

بسم الله الرحمن الرحيم

سنن النسائي : كتاب النكاح

باب : ذكر أمر رسول الله صلى الله عليه وسلم في النكاح

أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ ، قَالَ : حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ ، قَالَ : أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ ، قَالَ : حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ ، عَنْ عَطَاءٍ ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعِنْدَهُ تِسْعُ نِسْوَةٍ يُصِيبُهُنَّ إِلَّا سَوْدَةَ، فَإِنَّهَا وَهَبَتْ يَوْمَهَا وَلَيْلَتَهَا لِعَائِشَةَ. (رواه النسائي)
النسائي : أبو عبد الرحمن أحمد بن شعيب بن علي بن سنان بن بحر بن دينار النسائي.

Artinya:
Dari Ibnu Abbas r.a. (w. 68 H) ia berkata: Rasulullah saw. wafat dan beliau memiliki sembilan istri yang semua telah beliau gauli kecuali Saudah karena ia memberikan hari-hari dan malamnya untuk ‘A’isyah.
HR. al-Nasa’i (215 H – 303 H: 88 tahun)

Istifadah:
Meniti ke belakang untuk mendapatkan pemahaman dan agar tidak terjadi kesalahpahaman patut dilakukan. Banyak anggapan keliru tentang Rasulullah saw. yang memiliki istri banyak, dan perlu diluruskan.

Kumpulan dari beberapa riwayat masyhur menunjukkan bahwa Rasulullah saw. memiliki 11 istri selama hidupnya. Di antaranya, Sayidah Khadijah binti Khuwailid, Saudah binti Zam’ah, Sayidah ‘A’isyah binti Abu Bakar al-Siddiq, Hafsah binti Umar bin Khattab, Sayidah Zainab binti Khuzaimah, Sayidah Ummu Salamah binti Abu Umayyah, Sayidah Zainab binti Jahsy, Sayidah Juwairiyah binti al-Haris, Sayidah Ummu Habibah binti Abu Sufyan, Sayidah Safiyyah binti Huyay, Sayidah Maimunah binti al-Haris.

Ada beberapa alasan mengapa Rasulullah saw. menikahi ummahat al-mu’minin diatas. Yaitu, untuk menjaga beliau dari fitnah kaum musyrik Mekah saat itu. Keinginan beliau untuk menghibur mereka yang ditinggal oleh suaminya karena gugur di medan perang, sekaligus menjaga kemuliaan dan keagungannya. Dan memperkuat hubungan dengan suku-suku lain.

Salah satu hikmah terbesar dari perkawinan Rasulullah saw. dengan Sayidah ‘A’isyah yang saat itu masih lajang dan sangat muda, serta memiliki daya ingat yang luar biasa, adalah banyaknya hadis yang diriwayatkan oleh beliau, dan itu tidak diriwayatkan oleh sahabat lain.
Waallahu a’lam

Oleh Fikri Akbar Fadilah
————————
Jangan lupa ikuti media kami :
📷 : http://bit.ly/Rasionalika_Darussunnah
Yuk, wakaf untuk Darus-Sunnah, Pesantren Hadis Pertama di Indonesia:
💳 : https://nucare.id/program/wakafpesantren
[Lembaga Kajian dan Riset Rasionalika Darus-Sunnah]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here